Merapi in 1930

Image via Wikipedia

Gunung Merapi terus melakukan aktivitas. Sejak dini hari kemarin hingga sekitar pukul enam pagi, Merapi sudah menggugurkan lava sebanyak 16 kali.  “Selain guguran lava, sudah ada fase kegempaan sebanyak dua kali,” kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana, Kementerian ESDM, Surono, Senin 1 November 2010.
Menurut Surono, status Merapi masih Awas dan membahayakan. Berbeda dengan sehari sebelumnya, sejak dini hari hingga pagi ini, Merapi tidak mengeluarkan awan panas ‘wedhus gembel’ dan gempa dengan frekuensi rendah.
Kondisi ini berbeda dengan sehari sebelumnya. Selama satu hari penuh pada 31 Oktober kemarin, telah terjadi 33 kali kegempaan di Merapi. Kemudian, guguran lava terjadi sebanyak 166 kali.